pedagang Pasar Rakyat

 Pedagang Pasar Rakyat Kembali akan Ditertibkan

Kamis,16 Agustus 2018 - 12:28:00 WIB
Share Tweet Google +
Loading...

TELUK KUANTAN -  Pemkab akan menertibkan pedagang yang terdapat di Pasar Rakyat. Sementara itu DPRD Kuansing minta penertiban tidak merugikan pedagang.

Pasalnya, para pedagang sudah meluber hingga ke badan jalan sehingga  menganggu keindahan dan lalulintas.

"Pedagang di sepanjang Jalan Diponegoro kita minta untuk masuk ke dalam pasar rakyat," kata Sekdakab Kuansing Dianto Mampanini kepada wartawan.

Bahkan, Sekdakab beserta instansi terkait turun langsung menemui para pedagang dan berdialog mengenai rencana penertiban tersebut. 

"Kita temui langsung tadi pengelola pasar dan para pedagang. Mereka tadi mengaku mau masuk ke dalam pasar," katanya.

Menurut pengakuan pengelola pasar, lanjutnya, bahwa masih banyak lapak dan kios di dalam pasar yang masih kosong. Namun, para pedagang jiustru malah justru jualan di badan jalan.

"Makanya penertiban ini untuk mengembalikan fungsi trotoar dan badan jalan sebagaimana mestinya," katanya.

Masih kata Sekda, setelah penertiban ini, kedepan para pedagang pasar rakyat rencananya akan dipindahkan ke pasar modern yang berada di jalur dua.

"Saat ini kita sedang urus ke BPKP, terkait penggunaan pasar modern itu," ujarnya.

Ia mengaku sulitnya penertiban para pedagang Pasar Rakyat tersebut diduga kuat ada oknum yang bermain. Namun Sekda tak membeberkan siapa para oknum tersebut.

"Bisa dari oknum PNS ataupun dari luar. Hal ini yang harus kita dudukkan bersama untuk menangani masalah pedagang Pasar Rakyat ini," ungkapnya.

Ia juga berharap dukungan semua komponen yang ada, baik dari pedagang itu sendiri, instansi terkait, seperti Satpol PP, Polri dan TNI. 

Sedangkan ketua DPRD Kuansing, Andi Putra meminta penertiban tidak merugikan pedagang. Dulu mereka sudah menanggung beban saat dipindahkan dari Pasar Lumpur ke pasar Rakyat.

" Dewan dulu minta mereka dipindahkan ke pasar modern sehingga mereka  tidak terus diuber-uber dengan penertiban,"ujarnya.

Lanjut Andi Putra jika dulu dipindahkan ke Pasar Modern maka pedagang berdagang seluruhnya dilantai. Salah satu keengganan pedagang yang dilantai dua dan tiga Pasar Rakyat karena sepi pembeli karena pembeli enggan naik keatas. Ini juga harus diatasi oleh Pemkab sehingga lantas atas pasar ini tetap menarik bagi pembeli.

 

 

Menurutnya kalau dulu dipindahkan ke pasar modern tentu mereka tidak pindah-pindah lagi, cukup sekali pindah saja.

" Ingat kalau mereka pindah lagi ongkos akan bertambah untuk menempati tempat baru dalam pasar Rakyat, kan mesti beres-beres tempat baru lagi,"tambahnya. 

 

Andi Putra juga mengingatkan penertiban bersifat adil. Sebab sangat berat beban yang ditanggung pedagang saat dipindahkan. Salah satunya penyesuaian tempat baru mereka dengan para konsumen. Tak jarang saat ditempat baru sepi pembeli.

" Kalau hendak dipindahkan, pindahkan semua kedalam jangan nanti ada yang jualan diluar. Kalau tidak diawasi maka pedagang yang semula didalam akan kembali keluar. Jadi tidak sekedar menertibkan saja namun juga pengawasan dilapangan dan kebijakan yang adil utuk semua pedagang,"pungkas. ( utr/isa)

TULIS KOMENTAR

Loading...

BERITA TERKAIT