Tari tradisional Kuansing. ( ktc )

 Empat Duta Besar Negara Asing akan Hadir di Telukkuantan

Kamis,10 Agustus 2016 - 07:33:00 WIB
Share Tweet Google + Cetak

 

 

TELUKKUANTAN – Bersama Menteri Pariwisata Arif Yahya, empat duta besar negara asing masing-masing duta besar Kerajaan Belanda, Belgia, Perancis dan China akan hadir di Telukkuantan. Keempat duta besar itu hadir dalam “opening ceremony” sekaligus menyaksikan pacu jalur hari pertama di gelanggang Tepian Nerosa, 25 Agustus mendatang.

 

Ketua Pelaksana FPJ 2016 Chaidir Arifin didampingi Sub Seksi Publikasi Said Mustafa Husin kepada Kuansingterkini.com mengungkapkan panitia FPJ 2016 telah menerima informasi resmi tentang penambahan deretan daftarc tamu VIP yang akan hadir di Telukkuantan.

 

Semula kata Chaidir, tamu VIP yang akan hadir hanya Menteri Pariwisata Arif Yahya dan duta besar Kerajaan Belanda. Kini panitia FPJ 2016 diinformasikan lagi bahwa duta besar Belgia, duta besar Perancis dan duta besar China akan ikut hadir bersama Menteri Arif Yahya di Telukkuantan.

 

Chaidir menyebutkan dirinya tidak tahu pasti tentang alasan penambahan deretan daftar tamu VIP dalam pacu jalur 2016. Namun demikian Chaidir mengatakan untuk duta besar Kerajaan Belanda memang sengaja diundang Pemkab Kuansing melalui Gubernur Riau karena memiliki keterkaitan historis pacu jalur.

 

“ Pada masa kolonial Belanda, pacu jalur pernah digelar untuk memperingati hari ulang tahun Ratu Kerajaan Belanda, Wihelmina. Jadi tahun ini Pemkab Kuansing sengaja mengundang duta besar Belanda melalui Gubernur Riau,” jelas Chaidir

 

Chaidir mengaku sangat bangga karena duta besar Belgia, Perancis dan China akan ikut hadir bersama Menteri Arif Yahya, 25 Agustus mendatang. Menurut Chaidir kehadiran para duta besar negara asing itu secara tidak langsung telah mengangkat marwah event tradisonal masyarakat Kuansing. Artinya budaya pacu jalur bisa dikenal luas oleh masyarakat dunia.

 

Chaidir berharap momen pacu jalur 2016 ini bisa menjadi titik tolak bagi Pemkab Kuansing untuk memperkenalkan budaya pacu jalur ke seantero dunia. Sehingga pacu jalur sebagai objek wisata budaya akan mampu menyerap wisatawan manca negara. “ Kalau sudah dikenal dunia, pacu jalur akan menjadi objek wisata bagi wisatawan manca negara. Inilah target kita,” pungkas Chaidir    ( mad/rls/hms/ppj2016 


Ikuti Kuansing Terkini Melalui Media Sosial


TULIS KOMENTAR

BERITA TERKAIT