Jual Shabu, Ayah dan Anak Dibekuk Polisi

Minggu,02 Desember 2012 - 05:17:00 WIB
Share Tweet Google +
Loading...

 




TELUK KUANTAN – Harusnya Arifin ( 50 ) dan Ronel ( 25 ) saling mengingatkan dalam kebaikan. Namun ayah dan anak ini, Sabtu ( 1/12 ) digaruk Tim Opsnal Sat Narkoba Polres Kuansing karena kedapatan akan melakukan transaksi shabu di desa Pauh Angik Kecamatan Pangean. Kini ayah dan anak tersebut mendekam di sel Mapolres Kuansing untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Kapolres Kuansing AKBP Wendry Purbyantoro melalui Kasat Narkoba AKP CB Nainggolan didampingi Kanit 1 Sat Narkoba Bripka Lukman kepada wartawan usai penangkapan , mengatakan, penangkapan terhadap ayah dan anak pengedar shabu-shabu tersebut berdasarkan informasi dari warga akan adanya transaksi shabu di desa Pauh Angik Pangean.

Tim Opsnal Sat Narkoba kemudian bergerak menuju desa Pauh Angik menuju lokasi bakal adanya transaksi shabu-shabu tersebut. Saat Polisi mendekati rumah tersangka, kedua nya lantas kabur mereka sudah mengira aksi mereka ketahuan dan akan ditangkap. Apalagi mereka sudah lama menjadi target dan incaran Polisi karena aksinya.

 Karena keduanya kabur, Polisi lantas memburu keduanya dan berhasil dibekuk.  Dari tersangka Arifin Polisi saat itu berhasil mendapatkan BB uang senilai Rp 1.750.000,-. Polisi kemudian melanjutkan pencarian bukti dengan menggeledah  rumah tersangka untuk mendapatkan BB lainnya. Setelah mencari di seisi rumah, Polisi metemukan 6 paket shabu seberat 300 gram tersebut dan 1 buah bong.

“ Polisi kemudian menemukan paket shabu yang disimpan dalam sebuah jok kursi yang ada dibelakang rumah tersangka. Jadi BB yang Kita sita dari penangkapan tersebut berupa uang tunai Rp 1.750.000,-, 6 aket shabu-shabu  masing-masing seberat 300 gram  dan 1buah bong. Tersangka dan BB kemudian langsung dibawa ke Mapolres Kuansing untuk dilakukan penyidikan lebih lanjut,”ujar Kasat Narkoba.

Disamping Arifin dan Ronel, salah satu anak arifin yang tertua juga menjadi DPO Sat Narkoba dan sedang melarikan diri.

Menurut Nainggolan, keduanya sempat  berusaha agar tidak dibawa ke Mapolres Kuansing, apalagi di rumah tersangka saat itu sedang ramai. Namun akhirnya kedua tersangka akhirnuya bisa digiring ke Mapolres. ( isa  )

TULIS KOMENTAR

Loading...

BERITA TERKAIT