Hasil Undian Cabut Nomor Pilkades Koto Tuo Kopah

Arswan Ali Nomor Urut 2, Suman Hijar Nomor Urut 1

 Arswan Ali  Nomor Urut  2, Suman Hijar Nomor Urut 1
ilustrasi pelaksanaan Pilkades. ( isa )


TELUK KUANTAN -  Calon Kades Koto Tuo Kenegerian Kopah Kecamatan Kuantan Tengah, Sabtu malam (24/11) bertempat di Surau Al Huda Koto Tuo melakukan pencabutan nomor urut  .Pencabutan nomor urut dilakukan dua calon yang maju  masing-masing Arswan Ali dan Suman Hijar (incumbent )..

Acara pencabutan nomor urut  calon Kades Koto Tuo ini langsung dipimpin Ketua Panitia  Pilkades Koto Tuo Sudarmo SPd. Selain dihadiri kedua pasangan calon, juga hadir  Sekretaris panitia Sakyan, para perangkat desa, tokoh masyarakat,  dan segenap warga Koto Tuo.

Sebelum acara pencabutan nomor urut ini dilakukan Ketua Panitia Pilkades Sudarmo menyampaikan kata sambutan dan sekaligus menyampaikan tahapan Pilkades juga tata tertib pemilihan. Menurutnya Panitia Pilkades diberi mandat dan penerima amanah dari Perda Kabupaten Kuansing Nomor 04 Tahun 2009 Tentang Tata Cara Pencalonan, Pemilihan, Pengangkatan, dan Pemberhentian Kepala Desa.

Diakuinya sempat sedikit mengalami kendala, karena ada protes dari salah satu fihak,  namun hal itu telah dapat dilewati, karena panitia tetap konsisten dengan aturan yang berlaku tersebut. Walapun sebenarnya kendala tersebut sifatnya tidaklah fatal.

Akibat kendala tersebut ada beberapa tahapan Pilkades yang mengalami pemunduran atau molor waktunya dari jadwal yang telah ditentukan. Contohnya, kata Sudarmo acara kampanye yang seharusnya masa kampanye pasangan calon Kades dimulai pada tanggal 17 November 2012 yang lalu, sekarang  molor menjadi tanggal 25 November – 1 Desember 2012.

“Sehubungan dengan molornya tahapan- tahapan tersebut bahkan terancam tertunda, maka dari itu kami dari panitia mohon maaf Sebab kami tidak ada bermaksud untuk menunda pemilihan Kades ini,".Ujarnya

Menurutnya,Walaupun sebagian kalangan menginginkan agar Pilkades ini ditunda untuk beberapa bulan. Kalau ini terjadi akan menambah biaya yang cukup besar. Sebab untuk satu bulan saja kata Sudarmo,  panitia sudah menghabiskan biaya Rp2.500.000, Apalagi kalau ditambah tiga bulan lagi.Katanya

," Kalau kami hanya memikirkan pribadi malah bagus, karena honor kami bertambah. Tapi kami tidak berpikiran seperti itu, kami lebih memikirkan masyarakat,”ujarnya.

Setelah penyampaian kata sambutan acara dilanjutkan dengan pencabutan nomor urut. Namun sebelum dilakukan pencabutan nomor urut, panitia membacakan tata tertib.  Dimana pihak panitia telah menyiapkan empat nomor yang akan dipilih oleh dua pasangan calon Kades, yakni nomor 1, 2, 02, dan 0.Kalau sendainya dalam pencabutan tersebut  tercabut angka 0 oleh salah satu calon maka pencabutan nomor urut diulang kembali.

“Ini kita lakukan untuk menghindari kecurigaan dari sebagian kalangan. Hal Ini juga merupakan upaya dari panitia untuk menunjukkan bahwa panitia dalam bekerja  benar-benar  transparan,”kata Sudarmo lagi..

Selanjutnya baru panitia mempersilahkan masing-masing calon mencabut nomor urut. Pencabutan nomor urut dimulai dari calon Kades yang saat pendaftaran lebih awal mendaftar. Kebetulan yang mendaftar lebih dahulu Arswan Ali baru Suman Hijar. Hasil  dari pencabutan tersebut Arswan Ali  mendapat nomor urut  2 sedangkan Suman Hijar memperoleh nomor urut 1.

Usai pencabutan nomor urut dilanjutkan dengan penandatanganan berita acara dan pendandatangan ikrar yang berisikan janji dari masing masing calon untuk mematuhi semua ketentuan yang sudah ditetapkan. Acara ditutup dengan bersalam-salaman . ( isa )

Berita Lainnya

Index