Manajemen Pelayanan Kesehatan Harus Diaudit

Kamis,21 November 2012 - 06:53:00 WIB
Share Tweet Google +
Loading...


TELUK KUANTAN - Pemkab Kuansing diminta melakukan audit pelayanan
kesehatan kepada masyarakat, baik yang ada di RSUD maupun di Puskesmas
yang ada di daerah ini. Disamping perlu menempat personil yang
menguasai manajemen pelayanan kesehatan.
" Sehingga semua transaksi pelayanan kesehatan terhadap masyarakat
bisa terdata dengan baik, benar dan akurat,"ujar Ketua Pusat Kajian
Pembangunan Daerah, Sujadi, SH, Rabu ( 21/11 ) siang.
Jika perlu katanya diterapkan sistem transaksi online di
layanan-layanan kesehatan, dengan demikian semua transaksi dapat
terdata dengan baik. Sekarang menurutnya kurang jelas transaksi yang
terjadi sehingga tidak baik dari sisi apapun.
Jika ada transaksi online dan audit secara rutin ujarnya, akan
diketahui dengan tepat, contohnya jumlah kegiatan operasi yang sedang
berlangsung dalam suatu hari. " Kita tidak ingin ada penggunaan
sarana-sarana kesehatan untuk hal-hal diluar fungsi layanan institusi
kesehatan untuk kepentingan pribadi ,"ujarnya.
Hal ini untuk mencegah penggunaan sarana kesehatan oleh oknum-oknum
untuk kepentingan pribadi disemua level.
" Jika perlu pimpinan daerah melaksanakan Sidak secara kontinu untuk
memastikan semua kegiatan pelayanan kesehatan memang merupakan warga
yang berobat di layanan-layanan kesehatan yang ada,"ujarnya.
Karena sangat disayangkan, terjadi adanya oknum-oknum memanfaatkan
sarana yang ada di institusi pemerintah, misalnya pasien praktek
operasinya dibawah ke layanan kesehatan milik pemerintah. Karena
betapa ruginya pemerintah daerah, sebab keuntungan diperoleh oknum
namun fasilitas yang digunakan milik pemerintah.
" Untuk itu jam-jam tertentu pimpinan daerah harus melakukan Sidak
untuk mengetahui masalah tersebut.
Karena menurutnya, selain institusi pendidikan, menurutnya layanan
kesehatan merupakan salah satu kebutuhan dasar yang diperlukan
masyarakat, pelayanan yang buruk akan berdampak pada masyarakat dan
sebalik nya. ( isa )

TULIS KOMENTAR

Loading...

BERITA TERKAIT