Peserta pelatihan pembuatan Perdes desa Petai berfose saat acara. ( ktc )

Perlu Dicontoh Nih, Gandeng UNRI, Desa Petai Taja Pelatihan Pembuatan Perdes

Jumat,19 Februari 2015 - 05:34:00 WIB
Share Tweet Google +
Loading...

TELUK KUANTAN – Pemerintah desa Petai kecamatan Singingi melangkah maju dalam menyongsong penerapan otonomi desa. Senin, ( 16/2/2015 ) lalu mereka menghadirkan dosen Universitas Riau ( UNRI ) untuk membekali mereka cara membuat peraturan desa ( Perdes ). Dua dosen universitas tertua di Riau yang memberi pengetahuan kepada mereka masing-masing DR. Indra Mexasai, SH, MH dari Fakultas Hukum dan Dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Adlin, S.Sos, M.Si.

Kegiatan yang dilaksanakan di MTS Hubbul Wattan desa setempat, diikuti oleh puluhan perangkat desa anggota BPD, beserta tokoh masyarakat dan tokoh pemuda yang ada di desa ini.

Kepala desa Petai Ahyu Erpan,S.Sos dalam sambutannya saat membuka kegiatan ini, menyampaikan apresiasi yang tinggi karena dosen dari UNRI  yang terpanggil untuk memberikan pelatihan cara membuat Perdes di desa petai. Apalagi mereka masih cukup awam dengan tekni dan cara membuat Perdes yang penting dalam menyongsong penerapan otonomi desa secara menyeluruh.

Karena itu Kades mengharapkan kegiatan ini bermanfaat untuk desa Petai dalam merancang Perdes yang diharapkan kelahiran Perdes nantinya berdampak baik bagi kemajuan pembangunan desa petai, misalnya bidang retribusi yang dapat meningkatkan PAD desa Petai.

Sementara itu Indra Mexasai dalam materinya menyampaikan, inti pokok dalam pembuatan Perdes adalah perdes yang akan dibuat tidak boleh bertentangan dengan peraturan yang lebih tinggi seperti Perda

“ Jika bertentangan dengan peraturan yg lebih tinggi maka Perdes tersebut akan batal demi hukum. Contohnya pembuatan Perdes retribusi, pemerintah desa dapat membuat perdes Retribusi jika jalan tersebut adalah jalan desa bukan jalan nasional atau jalan lintas,”ujarnya.

Sementara itu Adlin, menambahkan, kegiatan yang ditaja ini bagian dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat dari dosen Universita Riau dari tiga unsur tri dharma perguruan tinggi pendidikan, penelitian dan pengabdian.

“ Moga ini bermanfaat bagi masyarakat desa Petai,”ujar putra asal Singingi tersebut. ( utr )

TULIS KOMENTAR

Loading...

BERITA TERKAIT