Ketua Komisi E DPRD Kuansing, Masnur, SE, saat berada di rumah Selamat Kurniawan. ( rtc )

Didatangi Komisi E DPRD Riau, Bocah Penderita Radang Otak Warga Simandolak Mohon Bantuan

Jumat,09 Januari 2015 - 04:44:00 WIB
Share Tweet Google +

TELUK KUANTAN - Cacat tubuh dan mental yang diderita anaknya (Selamat Kurniawan) selama 9 tahun, tidak membuat semangat hati Kurmala Sari (ibu Selamat Kurniawan)‎ redup dalam merawat anaknya. Dikunjungi Komisi E DPRD Riau beserta Dinas Sosial Kabupaten Kuansing dan Provinsi Riau di rumahnya, Dusun Koto, RT 05, RW 02, Desa Simandolak, Kecamatan Benai, Jum'at (09/01/14), raut sedih pun tampak dari wajahnya.

Ia pun lantas menceritakan sakit yang dialami anak kesayangannya itu.‎ ‎“Kalau malam pak, kadang perutnya ini gembung, kata dokter anak saya ni radang otak bawaan dari lahirnya. Memang dulu waktu saya hamil, saya merasakan panas di sekujur badan saya pak,” urai Kurmala Sari.

Bantuan pemerintah kabupaten maupun provinsi sangat minim ia rasakan, jangankan untuk mengobati anaknya, membeli susu saja sangat sulit ia rasakan.‎ “Bapak-bapak, ibu-ibu, bantulah kami ni, kepada siapa lagi kami akan mengadu, hanya kepada bapak-bapak, ibu-ibu lah tempat kami mengadu, bantulah kami ni pak, buk,” harapnya.‎ ‎

Sementara itu, Adia Mitrajaya, Kasi Jamsos Dinsos Kuansing mengatakan, bantuan dari pusat sudah diserahkan pihaknya ke keluarga Selamat Kurniawan. Di samping itu, Selamat Kurniawan termasuk salah satu anak cacat dari ‎79 anak yang menderita cacat di Kuansing.

“Tahun 2014 ni, bantuan pusat yang diserahkan dalam bentuk barang, seharusnya dalam bentuk uang, tapi karena terbentur aturan baru, terpaksa diserahkan dalam bentuk barang. Kalau tahun 2013 yang lalu, bantuannya dalam bentuk uang yang dikirim langsung ke rekening keluarganya,” jelasnya.

Melihat persoalan ini, Masnur, Ketua Komisi E DPRD Riau mengungkapkan keprihatiannya terhadap apa yang menimpa Selamat Kurniawan beserta keluarganya. Politisi Golkar ini tegaskan, akan perjuangkan anggaran untuk meringankan beban keluarga Selamat Kurniawan.

“Kita dari Komisi E akan perjuangkan anggarannya nanti dalam APBD Perubahan 2015, sekaligus selalu akan berkoordinasi dengan instansi terkait, seperti Dinas Sosial Provinsi Riau,” terang politisi asal Kampar ini.‎

Sejumlah anggota Komisi E DPRD Riau ikut dalam rombongan tersebut, di antaranya, Adriyan, Muhammad Adil, Markarius, Sugeng Pranoto, ‎Syafarudin Poti, Tengku Nazlah Khairati dan Ade Agus Hartanto. ( sumber : riauterkini.com )

TULIS KOMENTAR

BERITA TERKAIT