Salah satu proyek pengaspalan jalan di Kuansing. ( ktc )

Dampak BBM Harga 1 KM Aspal Diusulkan Naik dari Rp 1.8 M menjadi Rp.2.3 M

Rabu,02 Desember 2014 - 05:47:00 WIB
Share Tweet Google +

TELUK KUANTAN – Kenaikan harga bahan bakar minyak ( BBM ) selain berdampak pada harga Sembako dan ongkos transportasi, juga berimbas ke harga satuan proyek dilingkungan Pemkab Kuansing, salah satunya biaya untuk pengaspalan jalan.

Hal ini diakui oleh Kadis Bina Marga dan Sumber Daya Air Kuansing, Azwan kepada wartawan belum lama ini diruang kerjanya. “ Dulu untuk pagu dana pengaspalan jalan untuk satu kilometer sebesar Rp 1.8 Milyar, namun tahun 2015 Kita usulkan satu kilometer sebesar Rp 2.3 Milyar,”ujarnya.

Namun demikian ujar Azwan, hal tersebut belum tentu lolos di Bappeda dan DPRD Kuansing. Karena lembaga itu masih akan membahas usulan mereka sebelum disyahkan dalam APBD Kuansing 2015.

Mengenai alasannya sebut Azwan salah satunya dampak kenaikan harga BBM. “ Pihak AMP ( aspal mixing plant ) pasti juga akan menaikan harga aspal ditambah kenaikan harga material lainnya seperti sub base untuk pondasi, transportasi dan yang lain karena BBM sudah naik,”ujarnya.

Diingatkan Azwan walaupun pagu anggaran ditetapkan Rp 2.3 Milyar untuk satu kilometer pekerjaan pengaspalan jalan, namun belum tentu hal tersebut dilaksanakan sepenuhnya dilapangan.

Sebab jelasnya, masih ada proses lelang yang akan diikuti oleh kontraktor. “ Saat lelang bisa saja ada rekanan yang membanting harga hingga 25 persen, jadi nilainya tetap dibawah Rp2 Milyar,”ujarnya.

Usulan ini ujarnya semata-mata untuk meningkatkan kualitas pengaspalan jalan. Sebab dengan satuan yang besar material yang akan diusulkan dalam pekerjaan juga yang berkualitas.

Namun yang pasti ujarnya, kenaikan harga satuan kegiatan pengaspalan tersebut berdampak pada pengurangan jumlah panjang jalan yang dapat diaspal. “ Misalnya tahun sebelumnya 50 kilometer tahun ini bisa hanya 40 kilometer akibat dampak kenaikan satuan harga untuk kegiatan pengaspalan jalan ini,”ujarnya. ( isa )

TULIS KOMENTAR

BERITA TERKAIT