Satpol PPP saat menangkap sejumlah wanita kafe beberapa waktu lalu. ( idi susianto )

Ortu Harus Waspada, Satpol PP Temukan Wanita Kafe Ada yang Berasal dari Kuansing

Kamis,02 Oktober 2014 - 04:27:00 WIB
Share Tweet Google +
Loading...

TELUK KUANTAN - Ini informasi yang perlu bagi orang tua agar waspada terhadap perilaku anak-anak mereka terutama anak perempuan. Sebab Satpol Kuansing menemukan, sejumlah wanita yang tergaruk dalam razia yang dilakuan selama ini mulai menemukan pramuria atau wanita kafe ada yang berasal dari Kuansing.

" Kita minta seluruh orang tua dan keluarga meningkatkan kewaspadaan terhadap anak-anak mereka, karena Kita menemukan adanya wanita-wanita yang bekerja di kafe berasal dari Kuansing,"ujar Plh. Kepala Satpol PP Kuansing, Samsir Alam diruang kerjanya, Kamis ( 2/10/2014 ) siang.

Hal tersebut ujarnya setelah melakukan integorasi terhadap wanita kafe yang mereka temukan dan KTP mereka. " Ada yang ber-KTP Pangean, Cerenti dan Kuantan Mudik, pengakuan mereka juga begitu,"ujarnya.

Ini katanya tentu kondisi yang memprihatinkan, karena masyarakat Kuansing terkenal memegang nilai-nilai agama dan adat istiadat. Kalau ada yang terlibat seperti ini tentu sangat memprihatinkan, dan perlu perhatian ekstra dari semua kalangan tidak hanya keluarga untuk mencegah agar tidak semakin banyak yang terlibat menjadi pegawai kafe yang identik dengan norma-norma yang bertentangan dengan agama dan ada istiadat.

Dari pengakuan mereka ujarnya, mereka rata-rata bekerja sebagai pelayan di kafe, namun tidak tertutup kemungkinan mereka bekerja lebih dari itu. " Tugas Kita semua sekarang bagaimana hal ini dicegah secara bersama-sama agar tidak ada lagi yang bekerja seperti itu,"ujarnya.

" Salah satunya orang tua dan keluarga meningkatkan pengawasan, kalau anak perempuan mereka jarang pulang ya mohon diperhatikan kemana mereka pergi, jangan dibiarkan nanti mereka  terjerumus ke hal-hal yang tidak diinginkan seperti bekerja di kafe-kafe,"ujarnya.

Yang dikhawatirkannya ujar Samsir Alam, jika tidak ada efek jera nanti bisa diikuti oleh yang lainnya, dan akan semakin banyak anak-anak daerah yang terlibat didalamnya. ( isa )

 

TULIS KOMENTAR

Loading...

BERITA TERKAIT