LSM Permata Kuansing Desak Kejari Segera Tahan Mantan Kadis ESDM

Sabtu,06 Juni 2014 - 01:57:00 WIB
Share Tweet Google +

TELUK KUANTAN- Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Permata Kuansing mendesak pihak Kejaksaan negeri Teluk Kuantan agar secepatnya melakukan penahanan terhadap mantan Kepala Dinas ESDM Kuansing inisial IA yang sejak beberapa bulan lalu telah ditetapkan sebagai tersangka terkait kasus dugaan korupsi dana Bimtek di dinas ESDM Kuansing tahun anggaran 2013.

Langkah penahan ini menurut ketua LSM Permata Kuansing, Junaidi Afandi saat berbincang dengan Kuansingterkini.com beberapa hari lalu di Teluk Kuantan merupakan bukti bahwa pihak kejari tidak tebang pilih dalam penanganan kasus korupsi tersebut.

"Saya rasa wajar masyarakat mempertanyakan kenapa tersangka IA belum juga ditahan, bahkan tindak lanjut penanganannya juga tidak jelas. Sementara dua tersangka lainnya di perkara yang sama yaitu Edisman dan Hariadi beberapa hari lalu sudah dituntut 1,5 tahun dipersidangan,"ujar Junaidi.

Oleh sebab itu Junaidi khawatir hal ini akan menimbulkan persepsi negatif terhadap kinerja kejari nantinya. Apalagi kata Junaidi, dari pernyataan kedua tersangka Edisman dan Hariadi diawal-awal kasus ini bergulir sangat jelas penyimpangan dan aliran dananya.

Untuk itu kata Junaidi lagi, penahanan terhadap tersangka IA sangat perlu secepatnya dilakukan agar kasus ini segera tuntas.

Terkait hal ini, Kajari Teluk Kuantan, Andi Dharmawangsah, SH, MH melalui Kasipidsus, Indra Senjaya, SH saat dikonfirmasi, Kamis (5/6/2014) kemaren menyatakan komitmen pihaknya dalam menuntaskan perkara yang dinilai telah merugikan negara sekitar Rp.500 juta lebih ini.

"Kami tetap komit dalam upaya menuntaskan perkara ini termasuk perkara korupsi lainnya yang tengah kami tangani. Namun terkait untuk penahanan tersangka IA, kami masih menunggu putusan sidang dari tersangka Edisman dan Hariadi yang kemungkinan akan vonis minggu depan,"ujar Indra.

Yang pasti kata Indra, pihaknya komit dan tidak ada tebang pilih dalam mengungkap kasus tersebut. Dan dirinya juga menyatakan akan tetap terbuka dan transparan. (Utr)

TULIS KOMENTAR

BERITA TERKAIT