Ilustrasi. ( ktc )

Ditodong di Pucuk Rantau, Mobil Ford Ranger PT PSI Dibawa Kabur 10 Kawanan Rampok

Rabu,04 Juni 2014 - 03:33:00 WIB
Share Tweet Google +

TELUK KUANTAN – Pelaku kejahatan semakin nekad saja. Buktinya, PT. Pech Tech Service Indonesia ( PSI ) harus kehilangan satu unit mobil Ford Ranger double cabin warna putih dengan nomor polisi BM 8176 TQ setelah karyawan perusahaan ini dihadang kawanan rampok di desa Setiang kecamatan Pucuk Rantau, Selasa ( 3/6/2014 ) lalu.

Disamping satu unit mobil, PT. PSI dan karyawan juga harus kehilangan empat Pcs Controller dan tujuh unit hand pone dan  delapan dompet miliki karyawan perusahaan yang bergerak dalam bidang service alat berat tersebut.

“ Memang telah terjadi aksi pencurian dengan kekerasan ( Curas ) di desa Setiang kecamatan Pucuk Rantau yang menimpa karyawan PT PSI,”ujar Kapolres Kuansing, AKBP Bayuaji Irawan, S.Ik melalui Kasubag Humas Polres Kuansing, Ipda Musabi, Rabu ( 4/6/2014 ) siang.

Menurut Ipda Musabi, aksi Curas ini terjadi pada hari Selasa dini hari sekitar pukul 01.30 WIB. Saat itu, delapan karyawan PT. PSI yang terdiri dari empat orang mekanik, dua orang supir dan dua orang petugas kemanan sedang serius bekerja memperbaiki alat berat yang rusak milik PT Rimba Lazuardi.

Saat mereka tengah asik bekerja sebutnya, secara tiba-tiba datang sekelompok orang dari arah dalam hutan Akasia yang ada disekitar TKP berjumlah sepuluh orang. Tanpa tending aling-aling, kawanan rampok ini langsung menodongkan senjata pendek kepada delapan karyawan PT. PSI yang membuat mereka tak berdaya.

Setelah para korban tidak berdaya, para perampok lantas kemudian mengikat karyawan satu persatu dengan tali rafia dan menutup mata dengan lakban.  Setelah itu seluruh karyawan PT. PSI tersebut di kumpulkan di satu tempat dan kemudian para pelaku langsung bekerja mengambil komponen alat berat.

Sekitar pukul  03.30 WIB salah seorang karyawan PT. PSI, Zulpika berhasil melepaskan ikatan dan melepaskan lakban penutup mata, dan bergegas ke lokasi tempat semula mereka dihadang, namun sesampai di lokasi para pelaku sudah tidak ada lagi alias kabur begitu juga mobil ford ranger dan barang-barang berharga milik mereka dan sejumlah alat berat milik PT Rimba Lazuardi.

“ Petugas saat ini tengah menyelidiki kasus Curas ini dan memburu para pelaku untuk mempertanggungjawab perbuatan mereka,”pungkas Ipda Musabi. ( isa )

TULIS KOMENTAR

BERITA TERKAIT