Gedung Pusat Bank Riau-Kepri di Pekanbaru. ( ktc )

Telepon Manajemen Bank Riaukepri, Gubri Annas Nyamar Jadi Warga Biasa

Selasa,03 Juni 2014 - 06:25:00 WIB
Share Tweet Google +


PEKANBARU - Gubernur Riau Annas Maamun kritisi pelayanan Bank Riaukepri (BRK) yang dianggap berbelit dan kurang memberi kemudahan khususnya kepada masyarakat biasa. Hal itu dirasakan Annas setidaknya ketika dirinya menelpon manajammen BRK dengan mengaku sebagai warga biasa.

Demikian disampaikan Karo Ekonomi Syahrial Abdi, saat menceritakan bagaimana seorang Gubernur Riau Annas Maamun ingin merasakan langsung pelayanan di BRK, dengan menyamar sebagai warga biasa. Hal itu dilakukan gubernur pada Jumat (30/5/14) sore lalu. Annas yang mengaku seorang warga, ingin berurusan dengan pimpinan bank berplat merah tersebut.

"Begitulah Pak Gubernur, beliau ingin tahu bagaimana sebuah pelayanan bukan asal menerima laporan saja. Tapi langsung diceknya. Inikan waktu RUPS BRK kemarin (1 Juni lalu), habis kena kritisi pak Gubernur melalui Pak Wagub," kata Karo Ekonomi, Selasa (3/6/14).

Lanjut Syahrial, setelah berupaya menghubungi telepon pelayanan di BRK, pimpinan yang dituju tak kunjung terhubung. Begitu juga terkait dengan berbagai informasi program yang ada di BRK, tetapi mendapat penjelasan kurang memuaskan.

Dengan begitu, mantan Bupati Rohil pun menyatakan kekecewaannya atas pelayanan yang ada di BRK. Hal itu juga disampaikanya pada saat RUPS yang digelar di Hotel Labersa, Minggu 1 Juni lalu melalui Wakil Gubernur Arsyadjuliandi Rachman.

Atas pelayanan yang dianggap kurang memuaskan tersebut, Annas meminta kepada seluruh jajaran pimpinan BRK agar berupaya memperbaiki. Selain itu, pelayanan maksimal juga tidak boleh hanya diberikan kepada pihak tertentu, melainkan warga lainnya juga.

"Pak gubernur inikan tipikalnya bukan orang yang hanya bisa menerima laporan Asal Bapak Senang (ABS). Beliau teliti orangnya, inilah buktinya, langsung ditelponnya," ungkap Syahrial.

Ketika ditanya kenapa gubernur harus menelpon langsung ke BRK untuk mengetahui sejauhmana pelayanan, menurut Syahrial, karena BRK merupakan BUMD Riau yang langsung bersentuhan dengan pelayanan publik. Mulai masyarakat ekonomi menengah ke atas maupun warga biasa.

Karena itu, gubernur ingin merasakan secara langsung, seperti pelayanan di BRK tersebut.

Ada pun dari BRK sendiri setelah mendapatkan kritikan dari Annas tersebut menyatakan siap membenahi pelayanan. Hal-hal yang dianggap kurang baik juga akan diperbaiki, termasuk mengevaluasi manajmen di BRK tersebut.( sumber : riauterkini.com )

TULIS KOMENTAR

BERITA TERKAIT