ilustrasi. ( hrc )

Ayah Tiri Cabuli 2 Bocah Berulangkali

Kamis,08 Mei 2014 - 12:25:00 WIB
Share Tweet Google +

PEKANBARU-Heboh pencabulan enam bocah di Pekanbaru belum mereda, kini muncul pula dugaan kejahatan seks lain yang juga pada anak di bawah umur. Kemarin, ES (49), warga Jalan PU Desa Senepis, Kelurahan Batu Teritip, Kecamatan Sungai Sembilan, Kota Dumai ditangkap Kepolisian Resor Dumai.

Pria yang berprofesi sebagai petani itu diduga mencabuli dua bocah perempuan yang tak lain anak tirinya sendiri.

"Pelaku merupakan ayah tiri korban. Dia ditangkap berdasarkan laporan ibu korban ke Polres Dumai dengan nomor laporan LP/222/V/2014/Res Dumai tanggal 7 Mei 2014," ujar Guntur.

Dikatakan Guntur, pencabulan dilakukan pada NS (13) dan No (12) pada Selasa (29/4/2014) silam sekitar pukul 03.00 WIB. Aksi itu terbongkar ketika ibu korban berinisial Ma (45) curiga melihat suaminya sering pindah tidur dan lampu kamar dimatikan.

Dengan berbekal senter, Ma mencoba mencari tahu tentang hal yang terjadi. Alangkah kagetnya Ma, melihat dua buah hatinya hanya mengenakan celana dalam. Bahkan celana dalam salah satu korban sudah melorot.

Penasaran, esok harinya Ma mencoba bertanya apa yang terjadi pada kedua anaknya. Korban mengaku telah berulang kali disetubuhi bapak tirinya dan mengancam akan membunuh korban jika melapor pada ibunya.

"Kalau kami cerita nanti kita semua dibunuh sama bapak," ucap Guntur menirukan ucapan korban saat ditanya ibunya mengapa tidak melaporkan tindakan pelaku.

Peristiwa itu dipendam oleh Ma dan korban. Akhirnya kesabaran Ma habis, pada Selasa, dia bertengkar dengan pelaku dan pergi ke rumah kakaknya di Gurun Panjang Bukit Kapur. Peristiwa itu diceritakan Ma pada keluarganya.

Malam hari itu juga, pelaku tanpa merasa bersalah datang menjemput Ma dan korban. Dia langsung dihakimi warga dan dilaporkan ke Polsek Bukit Kapur. "Kasus kemudian dilimpahkan ke Polres Dumai. Saat ini penyidik memeriksa saksi dan korban divisum," kata Guntur.( sumber : halloriau.com )


Ikuti Kuansing Terkini Melalui Media Sosial


TULIS KOMENTAR

BERITA TERKAIT