Jasad korban di TKP saat ditemukan oleh warga

Cekcok Gara-gara Sempadan, Warga Pangean Tewas Dibacok

Selasa,01 April 2014 - 06:46:00 WIB
Share Tweet Google +
Loading...

TELUK KUANTAN- Diduga cekcok gara-gara sempadan tanah, Harmilis (58) warga desa Pulau Tongah Kecamatan Pangean, tewas dibacok oleh Simursal alias Simut (54) yang merupakan warga dusun Batang Moncak desa Pasar Baru Kecamatan Pangean, Selasa (1/4/2014) siang.

Jasad korban Harmilis ditemukan tewas sekitar pukul 11.00 Wib oleh warga di areal persawahan di Desa Pulau Tongah dengan kondisi bersimbah darah dan mengenaskan setelah leher dan pergelangan kedua kakinya nyaris putus. Sedangkan tangan korban sebelah kanan berpisah dari jasadnya.

Berdasarkan informasi yang berhasil dirangkum, sebelum kejadian, korban dan pelaku dikabarkan sempat cekcok gara-gara perselisihan masalah sempadan tanah. Sebab, lahan perkebunan mereka memang saling bersebelahan.

Menurut cerita dari beberapa warga Pangean, sebelum korban ditemukan tewas, saat itu korban didapati tersangka sedang memancing di tepi sungai.

"Saat itu korban sedang memancing dan tersangka tengah dalam perjalanan untuk menderes getah dan memotong rumput. ketika itu mereka bertemu dan terjadilah perkelahian yang mengakibatkan korban tewas dengan luka bacok,"ujar salah seorang warga Pangean, Ison menceritakan.

Kapolres Kuansing AKBP Bayuaji Irawan SH SIK melalui Kasubag Humas Polres Kuansing, Ipda Musabi saat dihubungi, Selasa (1/4/2014) siang mengakui kejadian tersebut. "Iya, ada warga Pangean yang tewas dibunuh," katanya.

Menurutnya, sewaktu tersangka ke kebun karet untuk menderes dan memotong rumput saat itu bertemu dengan korban yang pada saat itu sedang memancing di tepi sungai, kemudian tersangka langsung mendatangi korban.

Saat itu, kata Musabi, tersangka langsung mengatakan kepada korban supaya jangan lagi mengganggu batas sempadan kebun dan pagar pembatas jangan dicabut.

"Jangan lagi ganggu batas sepadan kebun dan pagar pembatas jangan di cabut," kata Simusral (tersangka) yang ditirukan Musabi.

Setelah melontarkan kata-kata tersebut,  kemudian korban yang emosi langsung menjawab dan berkata. "Banyak sekali ceritamu," sambil korban memukul tersangka.

Mendapati serangan tersebut kemudian tersangka yang saat itu membawa pisau laiknya orang pergi memotong karet langsung mengeluarkannya dan membacok korban di bagian leher yang mengakibatkan leher korban nyaris putus dan tangan sebelah kiri putus akibat sabetan senjata tajam tersangka. Setelah tersangka membacok korban beberapa kali, kemudian tersangka langsung menyerahkan diri ke Polsek Pangean.

Selanjutnya tersangka langsung dikirim ke Polres Kuansing untuk keamanan tersangka dari amuk keluarga korban. "Sekarang tersangka sedang kita amankan di Mapolres Kuansing," kata Musabi.

Sementara jasad korban, usai ditemukan langsung dibawa ke Puskesmas Logas Tanah Darat untuk mendapat perawatan terutama terhadap beberapa organ tubuhnya yang putus dan yaris putus. Sorenya dengan diantar ratusan warga, sanak dan keluarga korban dimakamkan. (Utr)

 

TULIS KOMENTAR

Loading...

BERITA TERKAIT