Portal Online Kebanggaan Masyarakat Kuansing

Guru Bantu Provinsi Mengeluh Sudah Tiga Bulan Tak Gajian

Kamis,19 Maret 2014 | 07:44:00   Dibaca: 670 kali
Guru Bantu  Provinsi Mengeluh Sudah Tiga Bulan Tak Gajian
Ket Foto : Ilustrasi. ( ktc )
TELUK KUANTAN - Guru bantu provinsi yang mengajar di kabupaten Kuansing mengeluh. Pasalnya sejak Januari hingga Maret mereka belum menerima gaji, kondisi ini mengakibatkan mereka kesulitan mengatasi masalah kebutuhan rumah tangga.
Seperti yang dituturkan salah seorang Guru Bantu Provinsi Riau yang mengajar di Kuansing, Arsdiansyah Putra, kepada wartawan, Rabu ( 19/3/2014 ). Karena gaji yang belum dibayarkan sudah mencapai tiga dirinya beserta rekan-rekan guru bantu provinsi lainnya tentu saja cukup resah.
Pasalnya dengan gaji guru bantu provinsi sebesar Rp1.2 Juta sebulah, menurutnya dirasakan cukup mampu menopang kebutuhan rumah tangga sehari-hari. Karena itu dirinya dan juga rekan-rekan lainnya sering mempertanyakan hal ini kepada Dinas Pendidikan Riau maupun Dinas Pendidikan Kuansing.
" Sudah sering Kita tanyakan bersama rekan-rekan guru bantu provinsi lain, namun belum ada realisasinya hingga kini,"ujar pria yang mengajar di SMK 3 Teluk Kuantan itu.
Sementara itu Sekda Kuansing, Drs H Muharman, M.Pd yang dihubungi terkait hal ini mengaku, bahwa untuk penggajian guru bantu yang diangkat pemerintah provinsi Riau langsung dari Dinas Pendidikan Riau ke Dinas Pendidikan Kuansing, dan ada juga yang langsung ke rekening masing-masing guru.
" Jadi tidak melalui Kas Daerah ( Kasda ) Pemkab Kuansing,"ujarnya.
Ia tidak menampik bahwa gaji guru bantu provinsi tersebut belum dibayarkan. Namun hal ini menjadi kewenangan pemerintan provinsi Riau. Menurutnya, kemungkinan terlambatnya gaji guru bantu provinsi tersebut karena pengesahan APBD Riau yang juga terlambat dan permasalahan SOTK ( struktur organisasi dan tata laksana kerja ) Pemprov Riau yang belum tuntas.

Namun demikian sebagaimana aspirasi para guru bantu provinsi Riau di Kuansing, diharapkannya hal ini cepat teratasi. "Karena memang para guru membutuhkannya,"ujar Sekda yang juga mantan tenaga kependidikan itu. ( isa )


Baca Berita Lainnya
Tulis Komentar
comments powered by Disqus