Siswa di Kuansing dipasangi masker agar tidak tertular ISPA belum lama ini. ( ktc )

Penderita ISPA Capai 1.748 Orang, Diskes Kuansing Tunggu Provinsi Cabut Status Waspada Asap

Rabu,19 Maret 2014 - 07:33:00 WIB
Share Tweet Google +
Loading...


TELUK KUANTAN - Jumlah Penderita Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) di Kuansing selama kabut asap mencapai 1.748 kasus. Data tersebut terhitung sejak tanggal 14 Februari atau sejak ditetapkannya status waspada kabut asap oleh Provinsi Riau. Sementara pencabutan status waspada kabut asap di Kuansing masih menunggu instruksi lanjutan dari Pemprov Riau.

 " Kita masih menunggu intruksi Provinsi untuk mencabut status waspada kabut asap ini, sejauh ini belum ada intruksi,"kata Kadis Kesehatan Kuansing, dr Reza Tjahyadi kepada wartawan Selasa ( 18/3/2014 ).

Diakui Reza, kondisi indeks pencemaran udara di Kuansing sudah jauh berkurang dan sudah jauh membaik dari minggu-minggu sebelumnya yang sempat di selimuti kabut asap tebal. " Sekarang sudah jauh membaik, tidak tampak lagi ada kabut asap,"kata Reza.

Namun untuk mencabut status waspada kabut asap ini harus ada intruksi dari Provinsi, karena memang yang menetapkan status waspada kabut asap di Kuansing adalah pihak Provinsi.  " Kita masih menunggu surat resmi dari pihak Provinsi untuk mencabut status kabut asap,"ulangnya.

Membaiknya cuaca di Kuansing ujar Reza, karena terjadinya beberapa kali hujan yang membuat kabut asap menghilang . " Matahari sudah tampak bersinar, langitpun terlihat cerah, dan sudah tidak ada lagi Kita lihat kabut asap,"katanya.

Sementara dari data yang dihimpun pada Bidang Pengendalian Masalah Kesehatan Dinas Kesehatan Kuansing melalui Seksi Wabah dan Bencana Diskes Kuansing, total jumlah ISPA sampai Senin (17/3/2014) ada 1.748 kasus. Data ini disampaikan 23 Puskesmas di Kuansing.

"Data ini juga belum semua yang Kita rekap, karena masih banyak Puskesmas yang belum melaporkan data ISPA ke Diskes,"kata salah seorang pegawai di bidang pengendalian masalah kesehatan.( isa )

TULIS KOMENTAR

Loading...

BERITA TERKAIT