ilustrasi. ( ktc )

Seorang Rampok Rp 1,7 M di Kuansing Tertembak

Rabu,17 Desember 2013 - 03:15:00 WIB
Share Tweet Google +
Loading...

PEKANBARU- Tim Jatanras Polda Riau bekerjasama dengan Satreskrim Polres Kuansing berhasil melumpuhkan satu pelaku perampok uang kelompok tani Rp1,7 miliar di Kuansing, Selasa (17/12/13).

Hal itu diutarakan Kabid Humas Polda Riau, AKBP Guntur Aryo Tejo SIK, terkait perampokan bersenjata api yang terjadi pada Senin (16/12/13). "Satu pelaku berhasil ditangkap, setelah termbak aparat dalam baku tembak," jelas Guntur.

Siapa identitas pelaku yang bekuk? Guntur mengaku belum mendapatkan informasi detil. "Ini masih menunggu laporan dan perkembagan di lapangan," jelas Guntur.

Lebih jauh disampaikannya, tim gabungan Polda dan Polres Kuansing masih memburu pelaku lainnya. "Tim masih dilapangan mencari pelaku," kata Guntur.

Seperti diberitakan, uang Rp1,7 miliar kelompok tani di Kuansing raib dilarikan perampok. Dalam aksinya, mereka memakai senjata api dan sempat beberapa kali memuntahkan timah panas ke udara.

Informasi yang dihimpun, peristiwa ini terjadi, Senin (16/12/13) sore menjelang malam, tepatnya di Desa Beringin Jaya Kecamatan Singingi Hilir, Kabupaten Kuansing, Propinsi Riau.

Uang sebanyak Rp1,7 miliar baru saja di dapatkan dari Gabungan Kelompok Tani (gapoktan) sawit dari PT Surya Agrolika Reksa (SAR) pabrik kelapa sawit.

Saat kelompok ini menghitung uang hasil jual sawit, tiba-tiba datang sekitar 6 orang dengan 3 sepeda motor. Kawanan perampok ini langsung meletuskan senjata api beberapa kali ke udara dan merampas uang tersebut.

Saat pembayaran buah sawit ini, kawanan pelaku diduga sempat melintas di depan anggota polisi yang berjaga. Polisi mengira bahwa kedatangan 3 sepeda motor masih dari kelompok tani.

Letusan senjata yang mengagetkan itu, tentunya membuat anggota polisi yang berjaga langsung mengejar para pelaku. Namun kawanan rampok ini lebih cepat kabur dan membawa lari uang miliaran rupiah tersebut. ( sumber : riauterkini.com )

TULIS KOMENTAR

Loading...

BERITA TERKAIT