Portal Online Kebanggaan Masyarakat Kuansing

DIPA Riau Turun, Gubri Djo: Makanya Kurangi Kegiatan Seremonial

Kamis,11 Desember 2013 | 06:22:00   Dibaca: 1176 kali
DIPA Riau Turun, Gubri Djo: Makanya Kurangi Kegiatan Seremonial
Ket Foto : Pj Gubri, Djohermansyah Djohan saat menerima DIPA dari Presiden SBY. ( grc )

JAKARTA - Penjabat Gubernur Riau (Gubri) Djohermansyah Djohan mengakui bahwa Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) Riau Tahun Anggaran 2014 turun sekitar 13 persen dari tahun sebelumnya. Oleh karena itu, Gubri menginstruksikan agar anggaran Riau TA 2014 digunakan untuk hal-hal yang prioritas.


''Makanya harus dikurangi kegiatan-kegiatan yang bersifat serimonial. Anggaran yang ada harus digunakan untuk hal-hal yang prioritas, yang dapat memacu perkembangan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan rakyat,'' ujar Pak Djo, sapaan akrabnya kepada pers di Jakarta, Rabu (11/12/2013).


Sebelumnya pada Selasa (10/12/2013), seluruh gubernur, termasuk Gubri Djo menerima DIPA TA 2014 dari Presiden SBY di Istana Bogor. DIPA Riau TA 2014 turun sekitar 13 persen dibanding tahun lalu. Tahun 2013, Riau menerima Rp23.462.730.772.200, sementara tahun 2014 turun menjadi Rp23.776.464.027.820.


Perbandingannya sebagai berikut: Dana Penyesuaian 2013 Rp1.597.319.863.646, sementara 2014 turun jadi Rp648.572.530.000. Dana Alokasi Khusus (DAK) 2013 Rp326.813.680.000, sementara 2014 turun jadi Rp43.737.510.000. Dana Alokasi Umum (DAU) 2013 Rp6.481.357.143.000, sementara 2014 turun jadi Rp820.984.584.000. DBH SDA 2013 Rp10.750.200.388.781, sementara 2014 turun jadi Rp2.384.625.602.482. DBH Pajak 2013 Rp2.586.998.541.771, sementara 2014 turun jadi Rp4.472.843.017.566. Dana Transfer ke Daerah 2013 Rp5.718.041.172.000, sementara 2014 naik jadi Rp4.472.843.017.566.


Menurut Gubri Djo, penurunan DIPA TA 2014 ini juga sangat dipengaruhi oleh hasil migas Riau yang terus merosot. Penurunan ini juga terjadi pada provinsi penghasil migas lainnya seperti Kaltim, Sumsel dan lainnya. ''Ini bukan kita saja, tapi juga provinsi penghasil migas lainnya,'' ulasnya.


Gubri Djo menyatakan Riau harus tetap bersyukur atas DIPA yang diterima. ''Kita harus tetap bersyukur. Oleh karena itu, mari kita gunakan anggaran yang ada untuk hal-hal yang prioritas. Yang serimonial, sudahlah,'' tegas Gubri Djo lagi.


Gubri Djo tetap optimis, meski DIPA turun, namun pembangunan dan kemajuan ekonomi Riau di tahun depan tetap meningkat. ''Pembangunan Riau 10 tahun terakhir cukup bagus. Jadi kita tetap optimis ke depannya pembangunan Riau insya Allah lebih baik,'' tegasnya. ( sumber : goriau.com )



Baca Berita Lainnya
Tulis Komentar
comments powered by Disqus
.