Bupati H Sukarmis menyerahkan dana kepada panitia jalur Garuda Baru desa Pulau Mungkur. ( ktc )

Bupati Galang Dana Untuk Jalur Garuda Baru Pulau Mungkur, Terkumpul Dana Rp 77 Juta

Rabu,10 Desember 2013 - 02:58:00 WIB
Share Tweet Google +

 

GUNUNG TOAR  – Dalam upaya meringankan biaya pembuatan jalur, Bupati Kuansing, H Sukarmis   memimpin penggalangan  jalur ‘Garuda Muda’ Desa Pulau Mungkur.

Penggalangan dana oleh orang nomor satu Kuansing itu saat menghadiri  melayur jalur Garuda Baru desa Pulau Mungkur  Kecamatan Gunung Toar, Senin malam (9/12/2013) malam . Dari hasil penggalangan dana tersebut terkumpul dana Rp 77 juta lebih.

Selain Bupati H Sukarmis, hadir pada acara acara ini tersebut Sekda Kuansing H Muharman, Wakil Ketua DPRD Sardiono, Anggota DPRD Kuansing Andi Cahyadi, kepala dinas/badan, kabag di lingkungan Pemkab Kuansing. Camat  Hulu Kuantan, Camat Kuantan Mudik, Camat Pucuk Rantau, dan Camat Gunung Toar sendiri selaku tuan rumah.

Rp 77 Juta dana yang berhasil dikumpulkan pada saat penggalangan tersebut berasal dari Bupati Kuansing sebesar Rp 15 juta, pribadi H Sukarmis Rp 5 juta dan atas nama Ketua Golkar Kuansing Rp 5 juta.

Kemudian ditambah sumbangan dari para kadis sebesar Rp 10 juta, Indra Putra ST sebesar Rp 2,5 juta, Andi Cahyadi menyumbang Rp 1 Juta dan Sekda Kuansing H Muharman menyumbang Rp 5 juta. Sehingga total sumbangan yang terkumpul mencapai Rp 77 juta lebih.

Dalam sambutannya, Bupati Sukarmis berharap jalur Garuda Baru milik desa Pulau Mungkur dapat memacu prestasi dimasa-masa yang akan datang, sebagaimana harapan masyarakat sebelum membuat jalur baru ini. Apalagi jalur dari desa ini juga cukup dikenal masyarakat karena berprestasi diberbagai ajang.

Yang tak kalah pentingnya tambah Sukarmis, masyarakat juga diminta memahami hakekat dan nilai-nilai positif yang terdapat dalam budaya pacu jalur yakni semangat kebersamaan dan gotong royong. Karena tanpa semangat kebersamaan dan gotong royong, pembuatan sebuah jalur tidak akan terlaksana.

“ Mari Kita lestarikan semangat kebersamaan dan gotong royong ini tidak hanya saat pembuatan jalur namun untuk bidang lainnya sepereti bidang pertanian dan perkebunan serta ekonomi kerakyatan dan bidang sosial lainnya,”pungkas Sukarmis. ( isa )


Ikuti Kuansing Terkini Melalui Media Sosial


TULIS KOMENTAR

BERITA TERKAIT