Salah satu pabrik kelapa sawit. ( ktc )

Potong Jalur Transportasi 4 KUD, PT IIS Bangun PKS di Tanjung Pauh, Kuansing

Sabtu,30 November 2013 - 05:09:00 WIB
Share Tweet Google +
Loading...


PEKANBARU-Ekspansi pabrik kelapa sawit (PKS) milik PT Inti Indosawit Subur (IIS) di Desa Tanjung Pauh, Singingi Hilir, Kabupaten Kuantan Singingi yang diharapkan akan mendorong peningkatan kesejahteraan petani dan efisiensi biaya. Pasalnya, PKS tersebut hanya berjarak sekitar 5 km dari lokasi 4 Koperasi Unit Desa (KUD) di Desa Segati, Langgam, Kabupaten Pelalawan.

Sebelumnya menurut Kepala Desa Sungai Paku, Eldiyanto Jumat (29/11/13), ke-4 KUD harus membawa Tandan Buah Segar (TBS) mereka ke PKS yang berjarak sekitar sekitar 100 km di Desa Segati, Kecamatan Langgam, Kabupaten Pelalawan.

"Dengan beroperasinya PKS berkapasitas 45 ton per jam pada akhir tahun ini, dipastikan kinerja ke-4 KUD akan meningkat tajam karena terjadi efisiensi biaya di berbagai pos pengeluaran," terangnya.

Hal senada dikatakan Ketua KUD Tanah Baromban Tanjung Pauh, Jozinar, jarak tempuh lokasi PKS memberikan efisiensi biaya bagi operasi KUD terutama dari sisi biaya transportasi pengangkutan.

“Jika saat ini biaya angkut mencapai Rp 108 ribu per ton, dengan jarak tempuh yang pendek biaya angkut berkurang signifikan menjadi Rp 47 ribu per ton,” kata Jonizar.

Efisiensi lain, kata Jonizar adalah risiko kehilangan TBS, risiko susut serta risiko restan TBS yang bisa ditekan menjadi nol.

“Ini sangat menguntungkan sekaligus meningkatkan kinerja KUD dan kesejahteraan anggotanya,” kata Josinar.

Jozinar mengharapkan, beroperasi PKS baru tersebut bisa membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat sekitar.

“Kami berharap PT IIS memprioritaskan masyarakat sekitar terutama anggota KUD,” tambahnya.

Pendapat senada dikemukakan Nasrul. Menurut Nasrul, KUD Gerbang Sari yang rata-rata memasok sekitar 1.500 ton per bulan, mampu menghemat hingga Rp 150 juta per bulan. Asumsinya, terjadi pengurangan biaya sekitar Rp 100 per kg dengan berkurang jarak tempuh dan tingkat kerusakan bisa diminimalisasi.

Nasrul menambahkan, kerjasama kemitraan yang terjalin antara KUD dengan PT IIS selama ini sangat mendukung kesejahteraan dan kemandirian petani. “Apalagi dalam kemitraan tersebut, PT IIS memberlakukan harga resmi provinsi. Patokan harga tersebut berlaku seminggu dan memberi kepastian bagi petani,” kata Nasrul.

Ia memperkirakan, keberadaan PKS tersebut akan mampu meningkatkan geliat pembangunan di desanya. “Lokasi yang semakin dekat akan meningkatkan perekonomian di sekitar desa yang berdekatan dengan lokasi PKS,” kata dia.( sumbr : riauterkini.com )

TULIS KOMENTAR

Loading...

BERITA TERKAIT