design jembatan Dumai - Malaka. ( grc )

Jembatan Dumai - Malaka Terpanjang di Dunia Namun Berdampak Pada Pelayaran

Jumat,18 Oktober 2013 - 12:50:00 WIB
Share Tweet Google +
Loading...

MALAKA - Jembatan yang bakal menghubungan Dumai dan Malaka, Malaysia, pasti bisa menjadi katalis pertumbuhan ekonomi. Tapi, Insititut Kelautan Malaysia justu khawatir dengan dampaknya pada pelayaran, keselamatan dan lingkungan. Jembatan ini bakal menjadi yang terpanjang di dunia, belum termasuk pembangunan jalan tol sepanjang 71,2 kilometer antara Dumai dan Pulau Rupat di Provinsi Riau.


Menurut analis kelautan Nazery Khalid, banyak pondasi pijakan jembatan yang bakal menghalangi kelancaran pelayaran kapal-kapal yang melintasi Selat Malaka yang merupakan jalur pelayaran internasional dan merupakan jalur pelayaran tersibuk di dunia.


''Kapal-kapal harus mengurangi kecepatan saat berlayar sepanjang situs pembangunan jembatan dan harus berhati-hati melintas di bawah jembatan untuk menghindari tabrakan dengan struktur jembatan,” katanya, seperti ditulis The Star, Kamis (17/10).


''Ini akan mempengaruhi jadwal pelayaran, merugikan rangkaian suplai dan kepentingan para stakeholders seperti pelabuhan, bisnis, industri dan konsumen,'' ujar Nazery, yang juga dilibatkan dalam penelitian kelayakan pembangunan jembatan Dumai-Malaka.


Nazery merespons rencana menghidupkan kembali proyek yang pertama kali diungkap pada tahun 1995 dan dikemukakan lagi pada tahun 2006.


Menteri Besar Malaka Idris Haron, pada Selasa kemarin, mengunjuk ide ini lagi, dan mengatakan masalah jembatan ini sudah dibahas dalam Forum Setingkat Menteri dan Gubernur (CMGF) dalam kerangka Segitiga Pertumbuhan Indonesia-Malaysia-Thailand (IMT-GT) di Koh Samui, Thailand, pada 12 September.


Masyarakat pelayaran Malaysia merasa tidak nyaman dengan makin lamanya masa transit melayari selat ini, sementara menurunkan kecepatan berlayar malah bisa mengundang perompak naik ke atas kapal.


Laporan penelitian ini juga menyebutkan, proyek raksasa ini akan berdampak terhadap ekosistem di kedua ujung jembatan. Area penyu sisik bertelur dekat Padang Kemunting, Malaysia, akan terganggu. Juga kawasan pariwisata pantai di sekitarnya.


Belum lagi ancaman gempa bumi laut yang menyebabkan tsunami pada tahun 2004 di Aceh, harus menjadi peringatan terhadap keamanan jembatan ini.


Idris Haron mengatakan jembatan sepanjang 48,69 kilometer yang menghubungkan Teluk Gong di Malaka dan Dumai di Sumatera akan dijabarkan bila semua mekanisme sudah tersedia. ( sumber : goriau.com )

TULIS KOMENTAR

Loading...

BERITA TERKAIT