Mobil penyerang pos security PT RAPP. ( fhoto : riauterkini.com )

Penyerang Pos Keamanan RAPP Tinggalkan Mobil

Kamis,03 Oktober 2013 - 03:33:00 WIB
Share Tweet Google + Cetak

PANGKALANKERINCI- Hingga saat ini, Mapolres Pelalawan belum bisa memastikan motif penyerangan yang dilakukan sekelompok OTK Rabu malam (2/10/13). Namun, mobil yang digunakan pelaku ditinggalkan dilokasi kejadian. Kini mobil jenis Daihatsu Terios BM 1038 CG ditahan di Mapolres Pelalawan untuk kepentingan penyidikan.

"Saat ini masih tahap penyidikan. Terkait penyerangan pos 1 PT RAPP oleh sekolompok orang yang terjadi malam tadi," terang Kasat Reskrim Polres Pelalawan, AKP Bimo Aryanto, kepada riauterkini, Kamis (3/10).

Menurut penuturan Bimo, setakad ini belum ada pihak terkait diambil keterangan sebagai saksi. Namun, pada penyerangan malam tadi, satu uniit mobil minibus warna hitam jenis Daihatsu Terios berhasil di aman."Diduga mobil ini, digunakan oleh pelaku penyerangan," jelas Bimo.

Iapun belum bisa memastikan, penyebab pertikain itu. Sebab, belum ada pihak-pihak yang bisa dimintai keterangan sebagai saksi. "Kita belum bisa mengambil kesimpulan apa motif penyerangan ini. Informasinya masih simpang siur. Nantilah kita dalami setelah penyidikan," tukasnya.

Ia berjanji, akan menindak tegas siapa saja yang terlibat pertikaian ini. "Tidak tertutup kemungkinan, Satpam RAPPnya jika tidak sesua dengan SOP dan menyalah prosedur akan kita sikat. Begitu juga sebaliknya," tegas Bimo.

Sumber riauterkini, menyebutkan peristiwa pertikaian ini, bermula salah seorang warga dari suku Nias, dipelupuh oleh Satpam RAPP lantaran tertangkap basah mencuri besi dari dalam RAPP.

Peristiwa itu terjadi pada Rabu pagi. Dikabarkan, korban menderita cedera cukup serius. Barang kali korban tidak, terima perlakuan itu. Bahkan, perlakuan itu menyebar luas ke sesama rekan yang lain. Puncaknya, Rabu malam. Sekelompok orang di duga, dari kawan korban menyerang pos 1 PT RAPP.( sumber : riauterkini.com )


Ikuti Kuansing Terkini Melalui Media Sosial


TULIS KOMENTAR

BERITA TERKAIT