Ilustrasi. ( ktc )

Dua Pasang Mahasiswa Mesum Dihajar Warga

Senin,29 September 2013 - 12:56:00 WIB
Share Tweet Google +
Loading...

BOGOR- Dua pasangan mesum berinisial AK (19), AT (19) dan SS (21), TG (19) digerebek warga Jum’at (27/9). Dua pasangan yang mengaku mahasiswa Diploma 3 IPB Jurusan Komunikasi itu kedapatan sedang berbuat asusila di rumah kontrakan di Jalan Palayu VI RT 04/07 nomor 36 Kelurahan Tegal Gundil, Kecamatan Bogor Utara.

Penggerebekan bermula akibat warga yang kesal atas ulah para pelaku yang kerap menginap di kontrakan tersebut. Saat digerebek, salah satu pasangan SS dan TG kedapatan sedang berada di dalam kamar dengan kondisi pintu tertutup, dan dalam keadaan setengah berbusana.

Warga yang marah dan sudah mengincar kedua pasangan mesum itu, ramai-ramai langsung menghadiahi bogem mentah. Para pelaku kemudian, digiring ke Mapolsek Bogor Utara untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Sayangnya, mereka tidak ditahan oleh polisi, tetapi hanya diminta membuat surat pernyataan agar tidak melakukan tindakan tersebut. Kemudian, dua pasangan haram itu diserahkan kepada Ketua RT 04 untuk dikembalikan kepada orang tuanya.
    
“Warga masuk secara paksa, dan benar saja si SS ini hanya memakai celana boxer. Sedangkan yang cewek menggunakan piyama sambil menutupi badannya dengan selimut. Sementara satu pasangan lain sedang berada di kamar belakang,” ujar salah satu tokoh pemuda, Paris Panesha kepada Radar Bogor (Grup JPNN).

Selama empat bulan terakhir, lanjutnya, warga tengah membidik rumah kontrakan yang diduga sering dipakai mesum itu. Hampir setiap hari, ada tamu lelaki datang. Warga pun menegurnya, namun sayangnya teguran warga tak digubris.

“Mereka mengaku kakak beradik. Tetapi nyatanya, itu semua bohong. Jadi setelah rapat RT, kami putuskan untuk menggerebek,” beber ayah satu anak ini.

Sementara itu, Ketua RT 04, Dwi menyatakan bahwa orang tua kedua pasangan tersebut akan diminta untuk datang ke kediamannya guna memberikan pengarahan kepada sang anak, agar tidak melakukan tindakan serupa.

“Kita akan panggil orang tuanya supaya memberikan pembinaan kepada anaknya,” ucapnya. ( sumber : jpnn.com )

TULIS KOMENTAR

Loading...

BERITA TERKAIT