Portal Online Kebanggaan Masyarakat Kuansing

Krisis Listrik di Riau, Sumbar dan Sumut, Dahlan Iskan Minta PLN Lakukan Langkah Darurat

Senin,02 September 2013 | 07:39:00   Dibaca: 1981 kali
Krisis Listrik di Riau, Sumbar dan Sumut, Dahlan Iskan Minta PLN Lakukan Langkah Darurat
Ket Foto : Ilustrasi. ( grc )

JAKARTA - Seminggu terakhir Riau, Sumbar dan Sumut dilanda krisis listrik. Bahkan pemadaman bergilir yang diberlakukan PLN sehari bisa terjadi lebih dari satu kali, malah ada yang sampai 2-3 kali sehari.


Menanggapi hal itu, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan meminta PLN lebih berani mengambil resiko darurat. Yakni dengan menambah pasokan daya listrik yang lebih besar.


Dengan langkah itu, Dahlan sadar PLN nantinya memang akan dipersoalkan melakukan inefisiensi, tapi menurutnya itu lebih baik dilakukan ketimbang rakyat sengsara karena listrik yang tak kunjung ada. Pasalnya dulu saat Dahlan menjabat sebagai Dirut PLN dia juga mengalami hal serupa dan terbukti atas aksi nekadnya menyewa genset secara besar-besaran masalah itu bisa teratasi.


''Keadaan di Riau dan Sumbar sudah sangat darurat. Biar saja dipersoalkan seperti dulu saya juga dipersoalkan. Masalahnya rakyat Riau dan Sumbar sudah sangat menderita. Krisis listrik di Sumbar ini sebenarnya hanya sementara. Yakni karena pembangkit di Ombilin diperbaiki. Namun karena perbaikan itu akan memakan waktu tiga bulan, maka langkah darurat harus dilakukan oleh PLN,'' papar Dahlan, Senin (2/9).


Sementara, menurut Dahlan, pembangkit baru di Teluk Sirih juga tidak bisa langsung lancar dioperasikan, sehingga tidak akan membantu banyak mengatasi krisis listrik di Sumatera saat ini.


''Mestinya satu dua bulan ini pembangkit baru di Teluk Sirih juga sudah beroperasi. Namun biasanya pembangkit baru tidak bisa langsung lancar. Karena itu (PLN, red) harus berani mengambil langkah darurat. Kalau pun akan dibilang inefisiensi hanya akan berlangsung sekitar tiga bulan. Beda dengan zaman saya jadi Dirut PLN dulu yang daruratnya benar-benar darurat,'' tuturnya.


Bahkan menurut pria berusia 62 tahun ini, keadaan darurat listrik di Sumbar dan Riau sekarang ini tidak sulit dan tidak gawat bila dibandingkan dengan di Sumut. ''Karena itu (PLN,red) harus lebih berani bertindak. Instruksi yang sama juga saya minta untuk atasi keadaan di Sumut yang lebih parah saat ini. Saya minta direksi PLN untuk sungguh-sungguh mengatasi krisis listrik di Sumut diperhatikan dengan cepat. PLN dalam waktu dekat harus menambah pasokan listrik di Medan dengan khusus dan dalam jumlah yang besar,'' katanya.( sumber : jpnn.com/grc )


Baca Berita Lainnya
Tulis Komentar
comments powered by Disqus
.