Mobdin Camat Kuantan Mudik, Asmari, S.Sos yang dil

Buru Perampok Toko Emas

Tim Gabungan Polda Back Up Polres Kuansing

Minggu,16 September 2012 - 04:54:00 WIB
Share Tweet Google +
Loading...

TELUK KUANTAN – Tim gabungan dari Polda Riau turut serta membantu Polres Kuansing memburu para pelaku perampokan toko emas Herman di Pasar Pasar Lubuk Jambi Kecamatan Kuantan Mudik.

Hal ini dikatakan oleh Kapolres Kuansing AKBP Wendry Purbyantoro yang dikonfirmasi wartawan terkait perkembangan penuntasan kasus yang cukup menghebohkan ini, Minggu ( 16/9 ) siang ini.

Turunnya tim gabungan dari Polda ujar Kapolres karena diindikasi para pelaku perampokan tersebut merupakan pelaku perampokan lintas provinsi. Mengenai titik terang pelarian para perampok tersebut, saat ini pihaknya sedang berusaha mengumpulkan semua informasi mengenai keberadaan para pelaku. Jika ada informasi maka tim yang sudah disebarkan diberbagai titik akan segera bergerak sumber-sumber informasi.

Kapolres juga belum dapat memastikan bahwa kawanan para pelaku perampokan bagian dari aksi para teroris. Kalau soal keterkaitan ini, ujarnya baru dapat diketahui kalau salah satu dari mereka sudah dapat ditangkap oleh Polisi.

Yang jelas sebutnya, saat ini pihaknya bersama tim gabungan dari Polda terus berusaha semaksimal mungkin untuk memburu para pelaku dan segera menangkapnya untuk mempertanggungjawabkan perbuatan mereka.

Selain terus memburu para pelakunya, pihaknya ujar Kapolres juga tidak lengah memantau sarana-sarana vital yang bisa menjadi sasaran perampok seperti bank, SPBU, toko emas, swalayan dan tempat lainnya.

Bahkan sejak awal pihaknya terus mensosialisasikan kepada pemilik bank, SPBU, toko emas, dan swalayan untuk memasang alat CCT ( kamera pengintai ) ditempat-tempat usaha mereka, dengan demikian akan dapat membantu pihak penegak hukum.  Ini merupakan bentuk dai pencegahan.

Sementara itu Kasubag Humas Polres Kuansing, AKP Azhari yang juga dikonfirmasi siang tadi menambahkan, bahwa dari hasil penyelidikan kerugian Herman pemiliki emas yakni 1.5 kilogram dan uang tunai Rp 40 Juta. Mengenai total kerugian belum dapat dihitung karena harus dikalikan dulu dengan harga emas saat ini. ( ktc 1 )

TULIS KOMENTAR

Loading...

BERITA TERKAIT