ilustrasi. ( ktc )

Gantung Diri, Montir Tinggalkan Surat Maaf untuk Mama

Jumat,16 Agustus 2013 - 09:26:00 WIB
Share Tweet Google +

PEKANBARU- "Untuk orang yang kusayangi. Ma Aku minta maaf dengan sebesar-besarnya. Mama, selama ini aku banyak berbuat salah dan dosa. Aku tahu ma..Aku hidup sampai sekarang ini cuma bisa menyusahkan dan merugikan Mama. Semua ini aku lakukan, karena aku tidak mau menyusahkan dan merugikan Mama lagi. Dan aku minta maaf belum bisa membahagiakan Mama. Maafin Aku mama. Aku cinta Mama dan Keluarga. Tolong Mama kasi tahu sama teman-teman dan pacarku, dan aku ingin mereka ikut mengantarkan aku ketempat peristirahatanku yang terakhir kalinya dan aku minta maaf sama mereka semua. an Veri Vernanda"

Itulah beberapa bait surat yang dituliskan seorang montir Verry Vernanda (21) yang hingga saat ini belum diketahui mengapa ia bunuh diri. Ia ditemukan oleh adik kandungnya, Sulistiani (18), tergantung di tiang plafon di samping rumahnya, di Simpang Rahmat, Jalan Yos Sudarso, Rumbai, Jumat (16/8/13) sekitar pukul 12.15 WIB

Dari informasi yang dirangkum, ia ditemukan tergantung dengan kondisi kejang-kejang. Adik korban langsung memberitahukan warga sekitar, Ujang dan langsung melepaskannya dari tali gantungan. Namun, nyawa tak tertolong lagi.

Sebelumnya, ibu korban menyuruh Sulistiani agar memanggil abangnya itu. Tak menyahut, dan adiknya mengetahui bahwa korban dalam keadaan tergantung. Kejadian tersebut membuat warga sekitar heboh. Hingga diketahui oleh aparat kepolisian.

Kapolsek Rumbai AKP Franky Tambunan yang turun ke lokasi membenarkan kejadian tersebut. Diungkapkannya, ia masih mendalami kasus tersebut dan mencari motifnya. "Saat. Digotong dari tali, korban belum tewas. Namun,korbantaktertolong, hingga meninggal dunia. Kita masihh mencari motifnya," ungkapnya.( riauterkini.com )

TULIS KOMENTAR

BERITA TERKAIT