Ilustrasi. ( ktc )

PLN Bantu Listrik Gratis 80 Warga, Kadis ESDM Minta Jangan Jatuh Ketangan Tak Berhak

Kamis,17 Juli 2013 - 04:48:00 WIB
Share Tweet Google +
Loading...

TELUK KUANTAN - 80 rumah tangga miskin ( RTM ) yang ada di Kuansing bakal mendapat listrik gratis. Mereka akan mendapat batnuan kilometer agar rumah mereka teraliri listrik. Kadis Energi dan Sumber Daya Mineral ( ESDM ) Kuansing, Indra Agus, AP, M.Si wanti-wanti agar pegawainya melakukan pendataan dengan tepat agar jatah warga miskin tidak jatuh ke orang yang tak berhak.
" Saya minta pejabat dan pegawai di ESDM yang mengelola dana kegiatan ini untuk benar-benar mendata dengan baik, jangan sampai orang mampu yang menerimanya atau keluarga-keluarga dekat pegawai ESDM sendiri,"ujar Indra Agus, Selasa ( 16/7 ) diruang kerjanya.
Terkait program ini tentu saja fihaknya menyambut gembira. Karena membantu meringankan RTM dalam mendapatkan pasokan listrik. Diharapkan dengan melaksanakan program ini sebaik mungkin ujarnya, kedepan Kuansing kembali dipercaya menerima program ini bahkan jumlahnya lebih besar. Sehingga semakin banyak warga Kuansing yang terbantu dalam soal pemilikikan jaringan listrik ini.
Sementara itu Kepala Bidang Mekanikal Kelistrikan dan Energi ( MKE ) Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral  Kuansing, Ramadhan, S.Pd ditempat yang sama, warga yang akan menerima bantuan ini akan mendapat bantuan mulai dari pemasangan jaringan hingga pemasukan arus. Dengan demikian dapat membantu warga miskin dalam memiliki listrik yang sangat penting dalam seluruh sektor kehidupan, mulai dari pendidikan, ekonomi, keagamaan dan yang lain.
" Tiap kecamatan dari 15 kecamatan rata-rata RTM yang akan menerima bantuan ini sebanyak 5 sampai dengan 6 RTM,"ujarnya.
Hanya saja karena jumlah RTM di Kuansing saat ini sebanyak 2000, sekarang tengah diseleksi melalui kegiatan verifikasi agar penerimanya nanti benar-benar RTM yang paling membutuhkan.
" Sekarang verifikasi sedang berjalan, jika selesai nanti data ini diserahkan ke PLN karena ini merupakan kegiatan mereka,"ujarnya.( isa )

TULIS KOMENTAR

Loading...

BERITA TERKAIT