Penyiar radio Female, Arletta Danisworo. TEMPO/Santirta M. ( ktc )

Arletta Danisworo Khawatirkan Generasi Virtual

Selasa,07 Mei 2013 - 08:35:00 WIB
Share Tweet Google +
Loading...

JAKARTA -Arletta Danisworo, mantan penyiar radio dan pembawa acara, mengaku prihatin terhadap generasi masa kini yang merupakan generasi anak-anaknya memiliki kecenderungan bersikap individualis.

"Saya punya dua anak yang pertama Athaya, putri kelas dua SMP dan yang kedua putra bernama Shresha, kelas lima SD. Saya memaksakan mereka untuk tidak menjadi generasi virtual yang tergantung pada gadget dan teknologi informasi," kata wanita berparas cantik yang biasa disapa Letta ini saat menjadi pemandu acara seminar  Pentingnya Tayangan Edukatif untuk Keluarga Indonesia yang berlangsung Selasa, 7 Mei 2013 di Lounge XXI Djakrta Theater, Thamrin, Jakarta Pusat.

Mantan penyiar radio Female ini memperhatikan kehidupan anak-anak dan remaja sekarang sangat bergantung dengan teknologi dan gadget. "Saya keras dan memaksa mereka untuk tidak gadget mania. Yang besar saya berikan blacberry hanya untuk komunikasi. Yang kecil harus disiplin memakai komputer tidak boleh semaunya," kata Letta.

Dia merasa sedih karena kegandrungan anak-anak dan remaja dengan teknologi dan gadget yang dinilainya lebih berdampak negatif. "Mereka jadi autis asik dengan barang begini, main game utak atik komputer dan dunianya sangat virtual tidak peka situasi sosial," ungkapnya prihatin.

Wanita berparas cantik itu menyiasati diri anaknya diberi aturan ketat dan displin bermain game, gadget dan komputer yang selalu ditaru di lemari. "Saya enggak mau mereka asik sendiri. Kalau akhir pekan saya ajak mereka menikmati pemandangan alam jalan-jalan ke gunung, mancing, teawalk pokoknya yang ada interaksi alam dan lingkungan sosial."

Awalnya tindakan ini diprotes ke dua buah hatinya, tapi setelah diajak bicara terbuka anak-anaknya paham, menghormati dan mematuhi keputusan mamanya. "Saya enggak mau anak-anak saya jadi generasi individualis, asik dengan dunia virtual tidak mempekakan perasaan dan hati mereka," ujarnya. ( tempo.co/ktc )

TULIS KOMENTAR

Loading...

BERITA TERKAIT