Walau Long Week End, Objek Wisata Kuansing Masih Belum Diminati Pelancong Dari Luar

Senin,30 April 2017 - 09:27:00 WIB

Air terjun Batang Koban. ( www.imgrum.net)

TELUK KUANTAN - Objek wisata yang ada di Kuansing belum terlalu diminati pelancong dari luar.  Hal ini terlihat dari pantauan beberapa kali terjadi libur panjang ( loong Week End) di  bulan April.

Hotel dan wisma yang ada di Teluk Kuantan relatif sepi dari pengunjung disaat long week end. Padahal salah satu penanda ramainya pelancong  yang berkunjung terlihat dari tingkat hunian hotel dan wisma.

Begitu juga tingkat kunjungan diobjek wisata. Fajri warga desa Lubuk Ambacang kecamatan Hulu Kuantan mengaku kunjungan ke objek wisata air terjun Batang Koban dan Batang Ogan relatif sepi tidak terlalu ramai jika dari juga yang diharapkan dari kantor dan sekolah yang libur.

Fajri memahami objek wisata ini belum dapat menarik pelancong luar lebih banyak karena banyaknya keterbatasan. Menurutnya hampir dipastikan tidak ada penambahan dan perbaikan fasilitas diobjek wisata selain akses kelokasi yang juga belum baik.

" Masih tanpa sentuhan,  padahal objek wisata menarik karena setiap tahun ada pembenahan dan perbaikan fasilitas,"ujarnya.

Hal yang sama dikatakan anggota komisi C DPRD Kuansing, Andi Cahyadi. Ia heran Pemkab Kuansing menyebut sektor pariwisata salah satu potensi unggulan. Namun anggaran untuk perbaikan sarana objek wisata hanya 150 juta. Begitu juga dengan dana promosi pariwisata juga demikian minim.

" Bagaimana objek wisata Kuansing akan dikenal publik Riau dan nasional jika tidak ada kegiatan promosi,"ujarnya.

Seterusnya Andi Cahyadi juga melihat konsep pengembangan pariwisata tidak jelas. Selain pembenahan objek wisata, ibu kota Teluk Kuantan juga perlu dipercantik sebagai tempat transit dan menginap sebelum dan sesudah pelancong dari objek wisata.

" Faktanya jalan-jalan utama kota Teluk Kuantan minim taman begitu juga lampu hias untuk kesemarakan dimalam hari. Bahkan lampu jalan banyak yang mati dan membuat suasana tidak hidup pada malam hari, bagaimana jadi kota wisata,"tutupnya. ( isa )