Berusia 14 Tahun, Pembangunan Kuansing Diharap Sampai ke Pelosok Desa

Sabtu,11 Oktober 2013 - 08:33:00 WIB

Kantor Bupati Kuantan Singingi. ( ktc )


TELUK KUANTAN - Kabupaten Kuantan Singingi telah berusia 14 tahun, Sabtu (12/10) hari ini. Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi terus menggesa pembangunan infrastruktur yang ada di tengah masyarakat.

Menanggapi capaian pembangunan di Kuansing saat ini, salah seorang pemuka masyarakat Kuansing perantauan, Ir Mardianto Manan MT IAP mengapresiasi pembangunan yang telah dilaksanakan oleh Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi tersebut. Namun demikian, kelanjutan pembangunan infrastruktur di tengah masyarakat, terutama yang ada di pedesaan itu harus terus dilanjutkan.

"Pembangunan harus terus berlanjut, tak boleh berhenti. Dan upaya pemerintah selama ini untuk membangun Kuansing patut kita apresiasi meskipun masih banyak yang harus kita perbaiki," ujar Mardianto Manan saat dihubungi wartawan, Jumat (11/10).

Momentum peringatan Hari Jadi Kabupaten Kuantan Singingi yang ke-14 tahun 2013 ini, diharapkan Mardianto Manan menjadi motivasi bagi pemerintah dan semua elemen masyarakat untuk bersama-sama membangun daerah, mulai dari desa hingga ke kota atau sebaliknya.

Di usia yang baru menginjak 14 tahun, menurut pria yang ikut terlibat dalam mendirikan kabupaten ini, pembangunan infrastruktur yang dilaksanakan pemerintah sudah mulai dirasakan manfaatnya secara langsung oleh masyarakat, meskipun masih ada yang harus diperbaiki.

"Memang saat ini kita lihat masyarakat sudah menikmati pembangunan, seperti jalan yang sudah diaspal, listrik yang sudah masuk desa. Namun demikian, masih banyak yang harus dibangun oleh pemerintah di tengah masyarakat kita," ujarnya.

Diakuinya dengan keterbatasan anggaran, pemerintah sudah bisa mensejajarkan Kuansing dengan daerah lain di Riau yang dinilai punya anggaran melimpah. Bahkan menurut Mardianto capaian pembangunan saat ini sudah melebihi daerah yang APBD nya terbilang melimpah. "Semangat membangun ini yang harus kita apresiasi dan harus terus dilanjutkan," sarannya.

Kendati pemerintah terus membangun, diakuinya, pembangunan itu tidak akan pernah berhenti dan harus tepat sasaran. Pasalnya, kebutuhan ataupun aspirasi dari masyarakat setiap tahunnya akan terus ada. "Jadi, kita berharap pembangunan itu harus menyentuh seluruh desa, sehingga pembangunan itu benar-benar dinikmati," ujarnya.

Bupati H Sukarmis mengakui, kalau pembangunan yang dilaksanakan pihaknya di tengah masyarakat tidak akan pernah berhenti. Di akhir masa jabatannya nanti, Sukarmis menegaskan, bahwa tidak ada lagi desa yang tidak diaspal dan tidak ada lagi desa yang tidak dialiri listrik.( sumber : riauterkini.com )