Potensi Sebagai Jalur Alternatif, Jalan Jake- Lubuk Jambi akan Terus Ditingkatkan

Senin,20 Mei 2013 - 06:15:00 WIB

ilustrasi. ( ktc )

TELUK KUANTAN - Ruas jalan Jake-Lubuk Ambacang-Lubuk Jambi akan terus ditingkatkan kualitasnya. Pasalnya ruas jalan ini sangat berpotensi besar sebagai jalur alternatif dari arah Pekanbaru menuju Kiliran Jao selain dari kota Teluk Kuantan.
Hal tersebut dikatakan Kadis Bina Marga dan Sumber Daya Air, Azwan, S.Sos disela-sela rapat paripurna DPRD Kuansing terkait pandangan fraksi terhadap perubahan SOTK, Senin ( 20/5 ) siang .
" Tahun ini saja setidaknya ada 2 kegiatan yang dilaksanakan di ruas jalan ini, masing-masing pembangunan jembatan Batang Ulo di desa Mudik Ulo Kecamatan Hulu Kuantan dan pelebaran jalan di desa Koto Lubuk Jambi di kecamatan Kuantan Mudik,"ujar Azwan.
Untuk pembangunan jembatan Batang Ulo, ujarnya, sudah ada rekanan yang memenangkan proyek ini, dan dalam waktu dekat akan segera dimulai pelaksanaanya dengan dana lebih kurang Rp8.9 Milyar.
Jembatan Batang Ulo yang akan dibangun tersebut merupakan jembatan rangka baja sepanjang 50 meter dengan lebar 5 meter. " Jembatan ini memang di desain dapat dilewat kenderaan besar seperti truk dan bus, karena ruas jalan ini akan menjadi jalan alternatif,"ujarnya.
Untuk pelebaran jalan di desa Koto Lubuk Jambi ujarnya akan dilakukan sepanjang 1000 meter ( 1 KM ) , mulai dari persimpangan jalan nasional ke ruas jalan ini di desa Koto Lubuk Jambi sampai ke Batang Ontan.
" Pelebaran jalan akan dilakukan 1 meter disebelah kiri dan sebelah kanan ruas jalan ini, dengan demikian lebar jalan sesudah pelebaran menjadi 5 meter, sebelumnya 3 meter, tendernya sedang berlangsung dengan dana lebih kurang Rp1.8 Milyar,"ujarnya.
Menurut Azwan titik rawan yang masih ada di ruas jalan Jake-Lubuk Ambacang-Lubuk Jambi saat ini berada di sungai Balui di desa Serosa yang jembatannya hanyut diterjang banjir belum lama lama ini." Kita usahakan nantinya pembangunan jembatan sungai Balui masuk dalam APBD-P 2013 ini, dengan demikian semua jembatan selesai dibangun, sekarang masih jembatan kayu yang dibangun secara swa kelola,"ujarnya.

Setelah pembangunan  semua jembatan rampung ujarnya, maka fokus selanjtnya berupa peningkatan jalan dan pelebaran jalan yang dianggap masih sempit seperti di Desa Koto Lubuk Jambi dan Bukit Pedusunan. (isa )